Kembangkan Perilaku Work Engagement di tempat Anda Bekerja!

Idealnya, setiap pegawai memiliki keinginan untuk dapat mengembangkan potensi diri di tempat mereka bekerja. Mereka ingin menyampaikan setiap pendapat mereka untuk memberikan kontribusi terbaik pada setiap masalah pekerjaan yang sedang mereka hadapi. Mereka bersemangat serta antusias untuk mencurahkan apa yang mereka miliki untuk kepentingan pekerjaan atau perusahaan mereka.

Mereka berusaha untuk memberikan semangat, dedikasi, serta adanya perhatian yang menyeluruh kepada pekerjaan yang sedang mereka kerjakan. Namun, bagaimana jika kondisi ideal diatas tidak terjadi pada pegawai anda? Mungkin saja pegawai anda sedang mengalami perasaan tidak berdaya dalam mengemban setiap tugas yang diberikan kepadanya. Serta Pegawai anda merasakan exhausted dalam bekerja, perasaan lelah baik secara fisik maupun mental dalam bekerja. Semua gambaran dari perilaku ini merupakan indikasi dari ketidakberadaan perilaku work engagement pada pegawai anda dalam melakukan pekerjaanya. Untuk lebih jelasnya, maka saya akan mengulas mengenai definisi dari work engagement, penyebab work engagement, implikasi dari work engagement, dan solusi untuk menumbuhkan work engagement.

Berdasarkan literatur yang saya dapatkan, maka defenisi work engagement menurut Schaufeli (2005) dalam Maulana (2012) adalah perasaan dan keadaan pikiran yang penuh positif yang dikarakteristikan dengan perilaku vigor, dedication, dan absorption.

  • Vigor adalah keadaan yang penuh dengan level energi yang tinggi dan mental yang tangguh dalam mengerjakan pekerjaan. Gambaran perilaku pegawai yang memiliki vigor yang tinggi adalah pegawai yang memiliki keinginan yang tinggi untuk menginvestasikan usaha atau daya upayanya dalam satu pekerjaan. Mereka akan tetap bertahan meskipun menghadapi kesulitan di dalam pekerjaan.
  • Dedication adalah perasaan yang signifikan, antusias, inspirasi, bangga, dan tertantang. Pegawai yang memiliki perasaan signifikan adalah pegawai yang memiliki keberartian atas keberadaan dirinya didalam pekerjaan. Adapun maksud dari keberartian adalah memberikan kemampuan yang ia miliki terhadap pekerjaan. Sedangkan perasaan antusias adalah perasaan yang penuh perhatian dan ketertarikan dalam mengerjakan pekerjaan. Gambaran perilaku dedikasi lainnya adalah mereka yang merasa terinspirasi untuk mengerjakan pekerjaan, bangga dan tertantang.
  • Absorption adalah gambaran perilaku pegawai yang memberikan perhatian penuh terhadap pekerjaan dan terlibat di suatu pekerjaan. Pegawai yang memiliki absorption didalam pekerjaan adalah pegawai yang merasakan bahwa waktu berlalu begitu cepat. Pegawai tersebut merasakan bahwa dirinya susah dipisahkan dari pekerjaan.

Setelah mengetahui defenisi dari work engagement, tentunya merupakan hal yang penting bagi kita untuk mengetahui hal-hal yang dapat membuat work engagement hadir di lingkungan pekerjaan. Adapun hal-hal yang dapat menumbuhkembangkan work engagement di pekerjaan adalah hadirnya persepsi pegawai untuk mendapatkan dukungan sosial dari organisasi tempat mereka bekerja. Dukungan sosial tersebut dapat berupa dukungan dari supervisor ataupun dukungan dari rekan kerja. Hadirnya dukungan dari supervisor membuat pegawai menjadi berharga untuk dapat bekerja dan memberikan kontribusi yang terbaik kepada pekerjaanya.

Begitu juga dengan dukungan dari rekan kerja akan menumbuhkembangkan rasa percaya diri sebagai manusia yang bermanfaat untuk mencapai hasil yang maksimal disetiap pekerjaan yang mereka lakukan. Beberapa penelitian mengenai work engagement juga menyebutkan reward merupakan hal yang dapat memicu hadirnya perilaku work engagement pegawai. Hal ini disebabkan reward merupakan bentuk penghargaan positif yang diberikan kepada pegawai yang telah berkontribusi maksimal terhadap pekerjaan. Dengan adanya reward yang diberikan atasan kepada bawahannya akan menumbuhkan perasaan berharga bagi pegawai yang mendapatkan reward tersebut.

Work engagement merupakah hal yang penting ada bagi setiap pegawai di dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Hal ini disebabkan dengan adanya work engagement pada pegawai akan menurunkan tingkat stres dan kecemasan dalam bekerja. Hal ini disebabkan mereka mengetahui bahwa mereka dapat menyelesaikan serumit apapun pekerjaan yang mereka lakukan. Selain itu kendatipun mereka mendapatkan pekerjaan yang rumit, mereka masih dapat berkomunikasi dengan baik dengan atasan serta kolega. Adapun dampak lain dari work engagement ini adalah adanya peningkatan well being dan kepuasan kerja bagi pegawai. Well being dan kepuasan kerja merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena memandang SDM sebagai aset dalam perusahaan. Adanya aset yang memiliki tingkat well being dan kepuasan kerja yang tinggi dalam bekerja merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena dengan adanya aset yang memiliki well being dan kepuasan kerja yang tinggi akan memicu produktivitas pegawai dalam bekerja yang berunjung pada produktivitas pada perusahaan tersebut.

Lalu bagaimana jika kondisi pegawai perusahaan anda kurang memiliki perilaku work engagaement dalam bekerja? Schaufeli (et al 2005) dalam Maulana (2012) menjelaskan bahwa training merupakan hal yang efektif untuk dilakukan dalam menumbuhkembangkan perilaku work engagement. Training yang dapat menumbuhkan work engagement adalah training yang dapat memunculkan ketiga dimensi dari work engagement yaitu vigor, dedication, dan absorption. Anda dapat memberikan training kepada pegawai anda dengan memberdayakan trainer di dalam perusahaan anda untuk melakukan training work engagement kepada pegawai perusahaan anda yang mengalami penurunan work engagement. Adapun solusi berikutnya adalah anda dapat menggunakan jasa konsultan dari perusahaan konsultan SDM dan bisnis management dalam melakukan training work engagement di perusahaan anda.

Berdasarkan uraian di atas, terdapat penjelasan mengenai definisi dari work engagement, penyebab work engagement, dampak dari work engagement, serta solusi yang dapat dilakukan perusahaan jika terdapat pegawai perusahaan yang kurang memiliki work engagement dalam bekerja. Semoga uraian ini dapat membantu anda yang dalam menjawab masalah pegawai yang memiliki work engagement rendah di perusahaan anda. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami.

how can we help you?

Contact us at the Consulting WP office nearest to you or submit a business inquiry online.

The Star Power sangat kena banget buat di kehidupan sehari-hari terutama untuk memperbaiki diri

Asep Saeful Bahri
Operational - Personal Assistant Director, Telkom Property

Untuk informasi lengkap jadwal dan pendaftaran Publik Training Insan Performa 2017