Zachman Frameworks

Zachman Frameworks adalah suatu kerangka kerja yang dibuat untuk mendapatkan arsitektur perusahaan secara meluas. Kerangka Zachman sederhana, dan bersifat logis yang dapat membantu mengelola informasi infrastruktur dari suatu perusahaan.

Meskipun sederhana, Zachman Frameworks dapat membantu menyelaraskan kebutuhan IT dan Bisnis. Sarana ini telah menjadi pendekatan yang populer karena Zachman Frameworks memiliki kelebihan:

  • Merupakan Platform yang netral
  • Merupakan perangkat perencanaan yang powerful
  • Komprehensif dan mudah dipahami bagi mereka yang berkecimpung pada bidang non-teknikal
  • Membantu dalam menyelesaikan problem
  • Membantu dalam mendokumentasikan informasi perusahaan skala besar

Dengan menggunakan Zachman Frameworks, perusahaan dimodelkan dengan menjawab enam pertanyaan yaitu : What? How? Where? Who? When dan Why?. Keenam pertanyaan ini dilihat dari enam sudut pandang yang berbeda, seperti: Persepektif Eksekutif, Persepektif Business Management, Persepektif Architect, Persepektif Engineer, Persepektif Technician dan Persepektif Perusahaan.

Zachman Framework – Column

Kolom-kolom pada Zachman Framework merepresentasikan interrogatives atau pertanyaan-pertanyaan yang biasanya dikaitkan dengan sebuah enterprise, keenam kolom tersebut adalah:

What : apakah yang menjadi the business data, business informasi atau objek?
How : bagaimana business berjalan, misalkan bagaimanakah proses dari sebuah bisnis/
business processes?
Where : dimanakah bisnis beroperasi?
Who : siapakah orang-orang yang menjalankan bisnis, apakah unit-unit bisnisnya dan bagaimanakah hirarkinya (business units and their hierarchy)?
When : bilamana/kapan proses bisnis dilakukan, misalkan bagaimanakan dengan business schedules dan workflow?
Why : mengapa/why proses-proses, orang-orang atau lokasi-lokasi dipandang penting terhadap bisnis, misalkan apakah yang menjadi business drivers atau business objectives?

Zachman Framework – Rows

Setiap baris merepresentasikan view organisasi dari prespektif untuk berbagai audiences yang berbeda- beda. Baris-baris tersebut dialokasikan pada audiences sebagai berikut:

  • Executive Perspective – memahami business scope dan dapat menyediakan view kontekstual dari enterprise
  • Business Management Perspective – memahami bisnis model dan dapat menyediakan view conceptual dari enterprise.
  • Architect Perspective – mendevelop model system yang dapat membangun logical view dari enterprise
  • Engineer Perspective – Menghasilkan model teknologi yang dapat menyediakan physical view dari enterprise
  • Technician Perspective – memahami representasi detail dari spesifik item bisnis, meskipun hal tersebut merupakan out-of-context view dari enterprise
  • Enterprise Perspective – menyediakan view functioning enterprise dari perspektif user (contoh employee, partner atau customer)
how can we help you?

Contact us at the Consulting WP office nearest to you or submit a business inquiry online.

The Star Power sangat kena banget buat di kehidupan sehari-hari terutama untuk memperbaiki diri

Asep Saeful Bahri
Operational - Personal Assistant Director, Telkom Property

Untuk informasi lengkap jadwal dan pendaftaran Publik Training Insan Performa 2017